Malang 4 You

Just for Arek Arema Malang

Siap Masuk SMP di Malang (PSB-SMP) 2010

PSB Online SMP 2010 Kota Malang

Bagi orang tua, arek-arek Malang (khususnya), yang punya anak di Sekolah Dasar kelas 6 di kota Malang, ujian SD sebentar lagi sudah mulai. Rasanya waktu berjalan sangat cepat sekali. Seolah waktu baru saja lewat ketika kita mendaftarkan anak2 kita masuk SD, dan tahu-tahu kita sudah harus bersiap untuk ujian akhir/ujian nasional atau apapun namanya, dan menyusul mendaftarkan ke jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama / SMP.

Sebagai contoh 1, tahun 2009 kemarin seorang anak SD di Malang lulus dengan nilai Ujian (UASBN): Matematika 10 (sempurna), IPA 9, dan Bhs Indonesia 8,6. Orang tuanya senang sekali, dan tentunya si anak sendiri. Segera dibayangkan anak itu bisa masuk SMP “favorit” (SMP 5, SMP 3, atau SMP 1), kenyataannya .. tidak diterima, jadi apa yang salah?…

Hasil Seleksi SMP 2009 di Malang

Sebenarnya awal dari persoalan ini adalah keterbatasan daya tampung sekolah, ditambah lagi dengan minat terhadap sekolah tertentu yang berbeda-beda, sehingga pilihan sekolah terkelompok-kelompok secara “subyektif” . Namun dengan diselenggarakannya PSB Online, proses pendaftaran bisa lebih transparan dan termonitor, sehingga pilihan sekolah bisa segera diantisipasi atau dikoreksi, agar anak bisa masuk sekolah sesuai keinginannya.

Sebagaimana kita ketahui pendaftaran siswa baru (PSB)saat ini dilaksanakan melalui:

1. PSB Jalur Online, serta ditambah:

2. PSB Jalur Mandiri (tes), untuk SMP Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)

Sekolah RSBI yaitu SMP Negeri 1, SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 5 Malang, (terakhir SMP Negeri 8 ada 1 kelas) melaksanakan tes dengan materi:

1. Psikotes yang meliputi: Minat, bakat, kepribadian, dan IQ

2. Test Akademik (Matematika, IPA,dan Bhs.Inggris, serta Praktek Teknologi Informatika)

3. Wawancara orang tua dan siswa

4. Non akademik yang dibuktikan dengan melampirkan foto copy sertifikat tingkat Internasional, Nasional, dan Regional

Sebagian besar siswa baru diterima melalui jalur online, itupun kapasitasnya telah “dikurangi” dengan pesaing dari luar kota hingga maksimum 10% dari kapasitas, Untuk SMP Favorit (best three) kapasitasnya dikurangi lagi dengan jalur mandiri/tes. SMP 5 misalnya pada tahun 2009 menyediakan 4 kelas untuk jalur mandiri.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan, pertama kita harus punya data statistik PSB tahun sebelumnya. Data ini bermanfaat untuk mendapatkan gambaran/situasi dari persaingan menghadapi ujian akhir SD untuk akhirnya memperoleh nilai ujian yang akan menentukan apakah siswa bisa diterima masuk ke SMP pilihannya.

Data statistik PSB tahun 2010 ini tentunya tergantung dari hasil Ujian Akhir SD yang belum dimulai. Tetapi dengan melihat Data Statistik PSB tahun sebelumnya (2009) kita bisa menentukan pilihan sekolah dan prioritasnya yang “realistis” sehingga tidak dirugikan karena pilihan kita sendiri. Sebagaimana kita kitahui apabila banyak siswa dengan nilai ujian yang sama memilih satu sekolah yang sama, maka sekolah tersebut memprioritaskan siswa yang memilih pada pilihan pertama. Selanjutnya apabila pilihan pertama sudah bisa ditampung semua barulah diambil siswa yang memilih pada pilihan kedua dan seterusnya.

Contoh 2: pada penerimaan siswa baru SMP 5 tahun 2009 yang menerima 190 siswa (Online): pada urutan 161 s/d 186 (26 siswa) yang diterima mempunyai nilai ujian yang sama (rata2) 9,267 dengan pilihan pertama di urutan atas dan pilihan ketiga di urutan paling bawah. Selanjutnya urutan 187 s/d 190 adalah siswa dengan dengan nilai uian 9,25 dan pilihan pertama. Jadimisalnya seseorang siswa dengan nilai 9,25 pilihan pertama SMP 3 kemudian pilihan kedua SMP 5, tdk diterima di SMP 3 maupunSMP 5. Tetapi apabila pilihan pertamanya SMP 5 ia akan diterima di SMP 5.

Jadi data statistik yang perlu kita ketahui adalah data hasil seleksi tahun sebelumnya (2009): nilai yang diterima dan daya tampung masing-masing sekolah, serta data sebaran Nilai Ujian tahun 2009. Kemudian apabila ujian SD tahun 2010 sudah diketahui hasilnya, segera mencari tahu data sebaran nilai ujian untuk tahun 2010, dan dilanjutkan mencari info daya tampung SMP-SMP di kota Malang, dan kemudian kita bandingkan hasilnya dengan tahun 2009.

Apabila sebaran nilai tahun 2010 l.k. sama serta daya tampung yang tidak banyak berbeda, maka bisa segera kita petakan hasil ujian anak kita, apakah bisa diterima di sekolah pilihan kita. Apabila sebaran nilai tahun 2010 cukup berbeda, maka dicari nilai ujian anak kita setara dengan nilai berapa pada tahun 2009, dan bisa kita prediksi kemampuan anak untuk masuk smp pilihan kita.

Kembali pada contoh pertama di atas, kebetulan anak didik saya, jika melihat hasil seleksi tahun 2008, nilai ujian 27,6 atau rata2 9,20 bisa diterima di semua SMP favorit! Kemudian setelah mendapat data sebaran hasil ujian untuk kota Malang tahun 2009, akhirnya saya simpulkan tidak bisa diterima di SMP favorit. Kemudian anak menentukan pilihan pertama SMP 5, pilihan kedua SMP 8 … dan memang akhirnya anak tersebut masuk SMP 8.

Pada tulisan ini saya sertakan grafik yang saya buat berdasar data resmi dari Dinas Pendidikan, yang bisa dicetak, ditempel, agar anak didik setiap saat tahu dan menetapkan targetnya. Belajar menghadapi ujian dengan target nilai yang dikejar dan diperkirakan mampu, serta member motivasi dalam belajar. Karena hasil ujian dan sekolah SMP yang kita tuju tergantung pilihan kita. Selamat belajar.

Iklan

5 Desember 2009 Posted by | Malang Kota, Pendidikan | , , , , , | Tinggalkan komentar

350 Juta Facebookers oleh Mark Zuckerberg

Juragan Facebo

Janji Jaga Rahasia (Privacy)

3 Desember 2009 oleh trihatmaningsih

Dunia memperbarui prestasi Mark Zuckerberg setelah pengguna FB menembus angka 350 juta pengguna.

Penggagas situs jejaring sosial Facebook (FB) itu mengumumkan janjinya untuk memberi layanan lebih pribadi pada pengguna FB. Lewat pesan yang dimunculkan di setiap beranda atau wall facebooker, Zuckerberg berjanji meningkatkan pemantauan kerahasiaan dan menghapuskan kerangka kerja regionalnya bagi masyarakat online. Dan penampilan kerahasiaan baru akan memungkinkan pemakai menentukan siapa yang boleh melihat gambar, komentar, video, dan semua bahan lain di layar profile mereka.

“Kami akan menambahkan sesuatu yang telah diminta oleh banyak dari Anda, kemampuan mengendalikan siapa yang bertemu dengan masing-masing potongan isi perorangan yang anda ciptakan atau unggah,” janji Zuckerberg yang melahirkan FB di tahun 2004 sebagai jejaring komunikasi online antarmahasiswa di kampusnya.

“Untuk membuat ini jadi mungkin, kami telah memusatkan perhatian untuk memberi Anda peranti yang Anda perlukan guna berbagi dan mengendalikan keterangan Anda,” imbuh salah satu pria terkaya di dunia ini.

Caranya?

“Rencana yang telah kami rancang adalah sepenuhnya menghilangkan jaringan kerja regional dan menciptakan model yang lebih sederhana bagi pengendalian kerahasiaan, tempat Anda dapat menetapkan isi yang tersedia hanya buat teman Anda, temannya teman Anda, atau siapa saja,” jabarnya.

Jadi, dalam beberapa pekan ke depan semua facebooker akan diminta mengkaji dan mengubah pengaturan pribadi dalam format baru yang ramping. So? Bersiaplah… ***

4 Desember 2009 Posted by | Blog atau Situs, Info | , , | Tinggalkan komentar

CENTURY GATE Menyentuh Legitimasi Pemerintah

Century Gate

Mengapa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali membantah kabar bahwa aliran dana talangan Bank Century masuk ke dalam tim kampanyenya pada pemilu presiden lalu? Bantahan itu merupakan sinyal bahwa istana cemas dan khawatir atas melebarnya isu ini.

Tidak cukup retorika politik. Presiden SBY diminta untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan kewenangan dia untuk membuka tabir gelap aliran dana Bank Century.

“Komunikasi politik, gestur tubuh dan segala tindakan presiden harus menujukkan dia punya komitmen kuat dan tidak cukup retorika politik untuk membuka kasus ini,” ujar pengamat politik Charta Politika, Bima Arya Sugiarto, Rabu (2/12). Menurut Bima, tidak hanya SBY, tetapi semua jajaran kementerian juga harus tunjukkan hal serupa. Bagaimanapun kasus ini sudah menyentuh persoalan legitimasi pemerintah saat ini.

Sementara itu, mengenai bergulirnya hak angket, Bima mengatakan fraksi apapun yang memimpin angket Century, pasti rawan “masuk angin”. Termasuk Fraksi PDI Perjuangan, yang sebagian besar anggotanya masih memiliki urusan yang belum selesai dengan KPK berkaitan dengan kasus dugaan suap Miranda Goeltom di 2004.

“Menurut saya bagaimanapun juga kita harus mengawasi, jangan beri cek kosong. Semua rawan masuk angin. Dan mereka (DPR) pertaruhkan karir mereka di mata rakyat saat ini,” tandasnya.

Febri Diansyah, peneliti hukum Indonesia Coruption Watch melihat bahwa kemungkinan tak tuntasnya pengungkapan kasus ini akan merugikan kredibilitas dan posisi politik Presiden SBY. SBY harus jernih berpikir bahwa bisa saja ada ‘koruptor dalam selimut’ yang selama ini bersarang di lingkaran istana. Jika hak angket tuntas dan tak dijegal, SBY dan partainya bisa lepas dari sandera politik jangka panjang. “Namun harus diakui ada banyak nada sumbang dalam kasus Century ini,” ungkap Febri.

2 Desember 2009 Posted by | Hot, Nasional, News | , , , | Tinggalkan komentar

BIBIT dan CHANDRA: sampai mana?

Cicak dan Buaya by Iwan Fals

Kejaksaan pada Selasa 1 Desember 2009 menghentikan kasus yang menjerat Bibit dan Chandra.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Marwan Effendy mengaku ada tiga alasan yuridis yang jadi pertimbangan.

Pertama, karena perbuatan kedua tersangka, baik Bibit maupun Chandra dipandang tidak menyadari dampak yang ditimbulkan atas perbuatannya. “Mereka menganggap itu hal yang wajar dalam rangka penjalankan tugas dan kewenangannya, dan hal tersebut juga syudah dilakukan oleh para pendahulunya. Maka dapat diterapkan pasal 50 KUHP,” kata Marwan.

Sementara alasan sosiologis meliputi tiga hal. Pertama, adanya suasana kebatinan yang membuat perkara tersebut tidak layak diajukan ke pengadilan dan lebih banyak mudarat daripada manfaatnya.

Kedua, untuk menjaga keterpaduan atau harmonisasi lembaga penegak hukum baik kejaksaan, polisi dan KPK di dalam menjalankan tugasnya untuk pemberantasan korupsi sebagai alasan dokrinal yang dijamin dalam hukum pidana.

Ketiga, masyarakat memandang perbuatan yang dilakukan kedua tersangka baik Chandra atau Bibit tidak layak untuk dipertanggungjwabkan kepada keduanya karena perbuatan tersebut dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenangnya dalam pemberantasan korupsi yang memerlukan terobosan-terobosan hukum.

Institute for Democracy and Peace (SETARA)

Ketua SETARA, Hendardi menyatakan, Kejaksaan tetap menganggap kasus kedua pimpinan KPK telah memenuhi rumusan delik pasal 12e dan pasal 23 UU Pemberantasan Korupsi. “Unsur pidananya terpenuhi tapi dihentikan demi hukum,” katanya.

Menurutnya, langkah ini hanyalah untuk mengesankan bahwa polisi dan jaksa telah bekerja benar sesuai prosedur hukum. “Dua instansi ini tidak mau kehilangan muka dan dimintai pertanggungjawabannya,” katanya. Mereka lanjut Hendardi, enggan mengakui bahwa bukti yang ada tidak cukup.

Hendardi khawatir SKPP akan menutup pintu pengungkapan lebih luas dan gamblang tentang skandal kriminalisasi pimpinan KPK. “SKPP juga telah menjadi bentuk kompromi politik antar-institusi penegak hukum yang menutup rapat pihak-pihak yang terlibat dalam skandal tersebut,” ujarnya.

SKPP dinilai hanya akan merugikan Bibit dan Candra, publik, dan penegakan hukum di Indonesia. “Kesempatan untuk mengungkap seluruh skandal itu akan tertutup,” ujarnya. Dalam situasi yang penuh kontroversi, seharusnya kasus Bibit dan Chandra terlebih dahulu dibawa ke pengadilan, sehingga praktik kriminalisasi itu bisa diuji dan dibuktikan.

“Membawa kasus ini ke pengadilan bukan berarti tidak sepakat dengan fakta-fakta kriminalisasi,” tuturnya. Pengadilan menurutnya, justru dibutuhkan untuk membuktikan logika-logika keliru para aparat hukum dan kehendak politik sejumlah orang untuk mengkriminalkan KPK.

2 Desember 2009 Posted by | Nasional, News | , , , , , , | 1 Komentar