Malang 4 You

Just for Arek Arema Malang

Pidato SBY: .. Begini seharusnya ..


Macan Bangun melawan Buaya

Karena itu saya sampaikan pada Kepolisian dan Kejaksaan bahwa sikap dan arahan saya selaku Presiden RI adalah dalam 1×24 jam sudah dinyatakan oleh polisi dan Kejaksaan sesuai koridor hukum dan perundang-undangan yang berlaku, bahwa saudara Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto bebas dari semua tuduhan yang dialamatkan pada mereka, terutama tidak cukup bukti untuk melanjutkan proses hukum tersebut. Dan sesuai dengan koridor hukum serta perundang-undangan, dalam 1x 24 jam sesudah itu, saudara Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto direhabilitisi namanya sehingga dapat kembali bertugas di KPK,” kata Effendi menirukan SBY.

Rakyat Indonesia yang saya cintai. Setelah saya menerima hasil pemeriksaan investigasi BPK atas kasus Bank Century, maka sekarang saya nyatakan, saya meminta kepada PPATK dalam waktu 1×24 jam ke depan menyerahkan semua data transaksi keuangan terkait dengan kasus Bank Century kepada Kepolisian dan Kejaksaan. Mekanisme ini sesuai dengan koridor hukum dan undang-undang,” kata Effendi.

Contoh langsung dari sikap tegas kita untuk melawan mafia hukum serta makelar kasus pada lembaga manapun, karena itu sebagai Presiden RI sesudah menyelesaikan pidato ini saya akan mengajukan laporan polisi terhadap saudara Anggodo yang telah mencatut nama saya dan menyebar fitnah seakan-akan saya mengetahui atau bahkan mem-backup atau mendukung skenario atau perbuatan yang sedang mereka rencanakan. Dengan demikian kepolisian bisa segera menetapkan suadara Anggodo sebagai tersangka.”

Itulah sebagian pidato tandingan Effendi Ghazali terhadap terhadap pidato SBY. Menurut Effendi, SBY luput dari tiga poin penting di atas.

Keputusan SBY terkait kasus Bibit-Chandra dan skandal Bank Century yang diumumkan Senin malam (23/11), memang membuat kecewa para aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak).

Sebagai bentuk kekecewaan terhadap pidato Presiden SBY yang berputar-putar dan tidak tegas, Kompak menggelar diskusi “Membahas Detail Pidato SBY” di Rumah Makan Warung Daun Cikini, Jakarta, sore ini (Selasa, 24/11). Aktivis Kompak, yang juga pakar komunikasi Universitas Indonesia (UI), Effendi Gazali, membuat pidato tandingan. Menurut Effendi, dia merubah 70 persen pidato SBY.

“Isu penting saya maksud adalah kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dan yang kedua adalah Bank Century,” kata Effendi dalam pidato tandingannya. Sebagaimana diketahui, tadi malam, SBY mendahulukan kasus Century dibanding kasus Bibit dan Chandra.

25 November 2009 - Posted by | News | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: