Republik Mimpi Buruk (SUPER-ANGGODO)
Republik Mimpi Buruk
karya: Effendi Ghazali

Facebooker melawan Super-Anggodo
Wahai anak-anak di Republik Mimpi Buruk
Malam ini nikmatilah mimpi sebagai Kapolri
Karena Kapolri bisa mengelabui Komisi III
Komisi III ramai-ramai menguji Kapolri
Tapi disandera dengan cium pipi kanan cium pipi kiri
Ini membuat penonton menjadi geli
Wahai anak-anak Republik Mimpi Buruk
Jangan mimpi jadi Superman, tapi mimpilah jadi ‘Super-Anggodo’
Karena Superman tidak bisa mengatur polisi
Tapi ‘Super-Anggodo’ bisa mengatur polisi dan Kejaksaan RI.
‘Super-Anggodo’ juga didukung oleh orang nomor satu di negeri ini
Lucunya Presiden kita tidak sakit hati karena tidak lapor ke polisi
Karena katanya belum ada bukti
Wahai anak-anak Republik Mimpi Buruk
Kita hanya ingin menyelamatkan KPK, Kejaksaan dan Polri
Tidak ingin kita melenyapkan mereka semua
Negeri ini masih butuh mereka
Tapi harus dibersihkan dari orang-orang kotor.
Lihat pula > Super Anggodo lainnya
Buaya Mabok Duren

.
Buaya Mabok Duren
karya: Alvin Lie
Duren si raja buah
Harum aroma
Nikmat rasanya
Kebanggaan Indonesia
Duren kini lain lagi
Muncul di Mahkamah Konstitusi
Ini duren atau upeti
Bikin buaya lupa diri
Buaya mabok duren
Suara rakyat tak didengar
Buaya mabok duren
Tak jelas mana salah mana benar
Buaya mabok duren
Lukai rasa keadilan
Buaya mabok duren
Bikin rakyat naik pitam
Duren oh Duren
Buaya kok mabok duren
Negeri para Bedebah

Cicak Melawan
Negeri Para Bedebah
karya: Adhie Massardi
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan
Lihat pula puisi Buaya Mabok Duren
